Cansius Wae Kande Putra Papua Mantan Atlit Pencak Silat Dari Perguruan IPS-Gowa.

Makassar, AngkatanMerdeka.com-

Ikatan Pencak Sulawesi-Gowa (IPS-GOWA), salah satu Perguruan Pencak Silat yang ada  di Sulawesi Selatan, tepatnya Dusun Tamala’lang, Barombong Kabupaten Gowa, didirikan oleh Alm. SP Daeng Bunga. Kemudian di era 70 an berkembang menjadi salah satu Pereguruan Pencak Silat yang diperhitungkan di Makassar yang bermarkas di Jl Bawakaraeng, Pasar Kalimbu.

Perguruan ilmu bela diri tradisional Sulawesi yang dikemas dalam wadah IPS-GOWA ini, telah banyak mencetak atletik Pencak Silat yang berprestasi tingkat daerah maupun tingkat nasional, salah satunya, Cansius Wae Kande, lahir di ujung timur nusantara, tepatnya di Merauke, pada tanggal 11 Februari 1961.

Cansius Wae Kande yg sehari harinya dipanggil Sius ini, sedikit mengungkit awalnya bergabung pada IPS. Sekitar tahun 1980, Sius berkenalan dgn Johni Wowiling yang juga pesilat sekaligus Pengurus IPS GOWA, kemudian Sius dibawah ke perguruan silat yg terletak di tepi sungai Jeneberang, Gowa Sulsel.

Di perguruan ini Sius digembleng mendalami jurus pamungkas. “Saya tidak dilatih oleh guru dengan gerakan dasar tapi langsung diajari jurus yang dipergunakan pada saat pesilat bertarung” kenang Sius sambil tertawa.

Sius memang dipersiapkan sebagai atlet pencak silat untuk menghadapi event kejuaraan pencak silat, karena memiliki tinggi badan 180 cm dan berat badan 75 kg ukuran ideal bagi seorang atlit.

Guru Besar IPS Gowa, SP Dg Bunga (kiri atas bawah) sedang memberi petunjuk pada muridnya. Foto tahun 70an.

Prestasi yang dicapai Sius adalah Juara II kelas 65 kg-70 kg pada Porda Sulsel thn 1985 di kota Majene, sekarang Sulawesi Barat, Juara II kelas 65 kg-70 kg pada Porda Sulsel, thn 1989 di Sidrap, Juara III pada Pra PON di Manado thn 1991 di kelas 70kg-75 kg.

Karena Sius Juara III di Pra PON Manado maka Sius berhak mendapat satu tiket ke PON JAKARTA mewakili Sulsel untuk cabang olah raga pencak silat.
“Cuma sayang sampai di Jakarta saya tidak ditampilkan karena diganti dengan atlet lain” kenang Sius dengan senyum khas ala Papua.

Sekarang Sius bekerja di PT. KIMA dan masih aktif sebagai Pengurus Yayasan SP Dg. Bunga. (Team lip, Akmer).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *