Sudin Bina Marga Jakut Ancam Potong Anggaran Kontraktor Nakal

JAKARTA, Angkatanmeredeka.com –
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara memberikan respons tegas terkait polemik pemasangan saluran air beton (U-ditch) tanpa lantai kerja dalam proyek pemeliharaan berkala jalan di wilayah Jakarta Utara.
Pihak dinas memastikan tidak akan sungkan menindak keras setiap pelaksanaan proyek di lapangan yang terbukti tidak mematuhi aturan.
Saat dikonfirmasi mengenai persoalan ini, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Darwin Ali, mengarahkan agar detail teknis di lapangan ditanyakan langsung kepada jajarannya yang bertindak sebagai pelaksana teknis.
“Terkait yang dipersoalkan di lapangan, silakan tanya Libertus Sagala selaku pelaksana teknis,” ungkap Darwin singkat.
Merespons hal tersebut, Kepala Seksi Jalan, Jembatan, dan Kelengkapan Jalan Sudin Bina Marga Jakarta Utara, Libertus Sagala, menegaskan bahwa instansinya sama sekali tidak main-main dalam mengawasi jalannya proyek. Ia memastikan sanksi berat menanti bagi para kontraktor yang menyimpang dari ketentuan.
“Terkait pelaksanaan pekerjaan di lapangan kita tidak main-main. Apabila pelaksanaan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang tertera di Rencana Anggaran Biaya (RAB), akan kita potong anggarannya alias tidak akan dibayar,” tegas Libertus.
Lantai Kerja Bersifat Situasional
Lebih lanjut, Libertus memberikan klarifikasi teknis mengenai polemik lantai kerja pada pemasangan U-ditch. Menurutnya, lantai kerja pada proyek ini sebenarnya bukan bagian utama dari struktur konstruksi pekerjaan tersebut. Penerapannya di lapangan dinilai bersifat situasional dan tidak mengganggu kekuatan konstruksi utama secara keseluruhan.
Hal ini dikarenakan pemetaan Dasar Saluran (DS) sudah tersinkronisasi dengan baik.
“Dasar Saluran (mapping-nya) sudah kita dapatkan dari Sudin Sumber Daya Air (SDA), sehingga spesifikasi U-ditch bisa langsung kita tentukan,” jelasnya.
Kendati demikian, ia kembali mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap kontrak atau RAB adalah harga mati. Jika dalam dokumen kontrak diwajibkan menggunakan lantai kerja namun di lapangan sengaja tidak dikerjakan, maka sanksi pemotongan atau penyesuaian kontrak akan langsung diberlakukan.
“Apabila ada temuan tidak melaksanakan lantai kerja, finalnya anggaran kita potong dan tidak akan dibayar, atau dilakukan Contract Change Order (CCO),” ujar Libertus.
Guna memastikan seluruh proyek pemeliharaan berkala jalan berjalan optimal dan sesuai target, Sudin Bina Marga Jakarta Utara terus mengintensifkan pengawasan secara ketat di setiap lokasi.
“Semua pekerjaan pemeliharaan berkala jalan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara selalu kita lakukan pembinaan di lapangan. Konsultan pengawas juga selalu ready agar pelaksanaan sesuai dengan yang kita harapkan,” pungkasnya. (Saimin)
