Studi Banding Fakultas Pertanian Universitas Dehasen Bengkulu Di FPST Universitas Warmadewa Perkuat Sinergi Akademik

DENPASAR BALI, AngkatanMerdeka.com–

Fakultas Pertanian Universitas Dehasen Bengkulu melaksanakan studi banding ke Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi (FPST) Universitas Warmadewa di Ruang Sidang Shri Ksari Mandapa, Universitas Warmadewa di Denpasar, pada tanggal 14 September 2026.
Kegiatan diikuti 49 mahasiswa bersama dosen pendamping dan disambut oleh pimpinan, dosen, serta mahasiswa FPST Universitas Warmadewa.

Kegiatan ini menjadi forum berbagi pengalaman dan praktik baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemahasiswaan, serta kerja sama internasional. Rangkaian kegiatan diisi dengan pemaparan profil FPST Universitas Warmadewa dan diskusi mengenai implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), perubahan iklim, organisasi mahasiswa, program magang, serta pertukaran mahasiswa dan dosen.

Dalam diskusi, Dr. I Gusti Bagus Udayana menjelaskan bahwa pembelajaran di FPST terintegrasi dengan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Implementasi OBE dilakukan dengan komposisi 40 persen pembelajaran di kelas dan 60 persen di luar kelas. Isu perubahan iklim juga telah diterapkan dalam pembelajaran dan penelitian, termasuk kajian mengenai pengaruh perubahan iklim terhadap pertumbuhan bawang putih.

Di bidang kerja sama internasional, Dr. Ayu Suardani menyampaikan adanya program International Teaching and Community Program (ITCP) bersama CBSUA Filipina serta program magang mahasiswa di berbagai perusahaan di Bali dan Jawa. Bu Luh Suariani menambahkan bahwa kerja sama dengan Filipina juga mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa. Sementara itu, Dr. Agus Sanjaya menyampaikan adanya kerja sama penelitian dengan institusi di Jepang yang melibatkan empat program studi.

Pembahasan juga menyoroti pentingnya hasil penelitian agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dr. Agus Sanjaya menegaskan bahwa penelitian harus mengacu pada roadmap fakultas, didukung melalui hibah internal maupun nasional, serta sejalan dengan visi-misi institusi dan Sustainable Development Goals (SDGs). FPST juga memiliki desa binaan sebagai lokasi pengabdian berkelanjutan dengan pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan konstruktif. Studi banding ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi kedua institusi serta membuka peluang kolaborasi lebih luas, khususnya dalam pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, magang, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta kerja sama internasional. (STAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *