Polsek Payangan Edukasi 275 Siswa SMPN 3, Tekankan Bahaya Kenakalan Remaja Dan Narkoba GIANYAR BALI, AngkatanMerdeka.com– Sebanyak 275 siswa SMP Negeri 3 Payangan mendapatkan edukasi kamtibmas dari jajaran Polsek Payangan melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini menjadi upaya kepolisian membentengi generasi muda dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, bullying, serta pelanggaran lalu lintas. Kegiatan yang berlangsung di SMPN 3 Payangan, Banjar Selat, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, mulai pukul 07.45 hingga 08.30 WITA tersebut dipimpin Kapolsek Payangan AKP I Putu Budiartama, S.H., M.H. Turut hadir Kanit Reskrim IPDA I Made Suteja, S.H., M.H., Kanit Binmas AIPDA I Wayan Ariadi, Bhabinkamtibmas Desa Buahan Kaja AIPTU I Wayan Sana, serta Kepala SMPN 3 Payangan I Gusti Ngurah Deli bersama staf. Dalam arahannya, Kapolsek memberikan perhatian khusus terhadap kasus trek-trekan atau balapan liar yang sebelumnya melibatkan siswa sekolah tersebut. Para pelajar diminta tidak mengulangi tindakan berbahaya itu karena berisiko mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Selain balapan liar, siswa juga diingatkan untuk menjauhi tawuran, minuman keras, dan tindakan perundungan. Mereka diajak menghormati orang tua dan guru serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Materi berikutnya membahas bahaya narkoba dan pentingnya memilih lingkungan pertemanan. Para pelajar diminta tidak mudah terpengaruh ajakan negatif. Jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba, mereka diharapkan segera menyampaikan informasi kepada pihak sekolah atau Polsek Payangan. Kepolisian juga memberikan pemahaman mengenai pergaulan sehat, termasuk pentingnya menjaga diri dan menghindari pergaulan bebas serta hubungan pacaran pada usia dini. Para siswa, khususnya perempuan, diingatkan agar lebih mengutamakan pendidikan dan persiapan masa depan. Dalam edukasi pencegahan bullying, siswa diberikan pemahaman tentang dampak perundungan terhadap kondisi mental dan psikologis korban. Sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan ditekankan sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman. Sementara itu, edukasi keselamatan berlalu lintas mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pembahasan meliputi kewajiban menggunakan helm, kelengkapan kendaraan, larangan knalpot brong, pemahaman marka dan rambu jalan, hingga faktor penyebab kecelakaan. Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa diberikan kesempatan berdialog langsung dengan personel kepolisian untuk memperdalam pemahaman mengenai berbagai persoalan yang dihadapi remaja. Melalui program ini, Polsek Payangan berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini. Sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah juga diharapkan semakin kuat dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (AyuS)

GIANYAR BALI, AngkatanMerdeka.com–

Sebanyak 275 siswa SMP Negeri 3 Payangan mendapatkan edukasi kamtibmas dari jajaran Polsek Payangan melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini menjadi upaya kepolisian membentengi generasi muda dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, bullying, serta pelanggaran lalu lintas.

Kegiatan yang berlangsung di SMPN 3 Payangan, Banjar Selat, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, mulai pukul 07.45 hingga 08.30 WITA tersebut dipimpin Kapolsek Payangan AKP I Putu Budiartama, S.H., M.H. Turut hadir Kanit Reskrim IPDA I Made Suteja, S.H., M.H., Kanit Binmas AIPDA I Wayan Ariadi, Bhabinkamtibmas Desa Buahan Kaja AIPTU I Wayan Sana, serta Kepala SMPN 3 Payangan I Gusti Ngurah Deli bersama staf.

Dalam arahannya, Kapolsek memberikan perhatian khusus terhadap kasus trek-trekan atau balapan liar yang sebelumnya melibatkan siswa sekolah tersebut. Para pelajar diminta tidak mengulangi tindakan berbahaya itu karena berisiko mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain balapan liar, siswa juga diingatkan untuk menjauhi tawuran, minuman keras, dan tindakan perundungan. Mereka diajak menghormati orang tua dan guru serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Materi berikutnya membahas bahaya narkoba dan pentingnya memilih lingkungan pertemanan. Para pelajar diminta tidak mudah terpengaruh ajakan negatif. Jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba, mereka diharapkan segera menyampaikan informasi kepada pihak sekolah atau Polsek Payangan.

Kepolisian juga memberikan pemahaman mengenai pergaulan sehat, termasuk pentingnya menjaga diri dan menghindari pergaulan bebas serta hubungan pacaran pada usia dini. Para siswa, khususnya perempuan, diingatkan agar lebih mengutamakan pendidikan dan persiapan masa depan.

Dalam edukasi pencegahan bullying, siswa diberikan pemahaman tentang dampak perundungan terhadap kondisi mental dan psikologis korban. Sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan ditekankan sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman.

Sementara itu, edukasi keselamatan berlalu lintas mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pembahasan meliputi kewajiban menggunakan helm, kelengkapan kendaraan, larangan knalpot brong, pemahaman marka dan rambu jalan, hingga faktor penyebab kecelakaan.

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa diberikan kesempatan berdialog langsung dengan personel kepolisian untuk memperdalam pemahaman mengenai berbagai persoalan yang dihadapi remaja.

Melalui program ini, Polsek Payangan berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini. Sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah juga diharapkan semakin kuat dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.

Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (AyuS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *