Polda Bali Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan dan Keutuhan NKRI

DENPASAR BALI,
AngkatanMerdeka.com-

Kepolisian Daerah Bali menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di halaman depan Mapolda Bali, Kamis (1/10/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., dan diikuti Wakapolda Bali, Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., Pejabat Utama Polda Bali, serta personel Polda Bali yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, sekaligus kekuatan pemersatu dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Momentum tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri bahwa Pancasila bukan sekadar untuk diperingati secara seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, tindakan, dan pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seluruh personel Polda Bali memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai Pancasila sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpelihara.

“Pancasila adalah harga mati. Tidak boleh ada ruang bagi siapa pun yang berupaya memecah belah persatuan dan mengganggu keutuhan NKRI. Saya tekankan kepada seluruh personel Polda Bali, jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Kapolda Bali.

Menurutnya, tantangan terhadap persatuan bangsa saat ini terus berkembang. Penyebaran hoaks, provokasi, intoleransi, radikalisme, maupun berbagai tindakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan harus diantisipasi secara bersama-sama.

Karena itu, seluruh personel Polda Bali diminta untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas dan soliditas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat secara tegas, humanis, dan berkeadilan.

“Hadir untuk masyarakat, jaga keamanan, tegakkan hukum secara berkeadilan, dan rawat persatuan bangsa. Jangan pernah memberikan ruang bagi intoleransi, radikalisme, provokasi maupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan memecah belah persatuan masyarakat,” lanjutnya.

Kapolda Bali juga menekankan bahwa menjaga persatuan dan keamanan bukan hanya menjadi tugas Polri. Diperlukan sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat.

Polda Bali berkomitmen untuk terus menjaga Bali agar tetap aman, damai, tertib dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional dan berintegritas.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, seluruh jajaran Polda Bali kembali meneguhkan komitmen pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Persatuan adalah kekuatan bangsa. Pancasila adalah perekatnya. Menjaga NKRI adalah tanggung jawab bersama.   (MARS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *