Warga Kampung Nelayan Muara Angke peringati Maulid Nabi Muhammad Saw tahun 1448 H

JAKARTA, AngkatanMerdeka.com–

Pengajian umum dalam rangka menyambut Haul bapak Presiden RI ke dua HM Soeharto dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW , untuk mengenang dan meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Yang di adakan Keluarga Besar kerukunan Nelayan Muara Angke Jakarta Utara bertempat di wilayah kampung Nelayan Muara Angke Kelurahan Pluit Penjaringan kamis (3/9).

Kegiatan di hadiri Ketua LMK sekaligus ketua panitia pengajian umum H Daeng Rais Abdullah , Sekel Kelurahan Pluit Handoko, Babinsa, Binamas, Pengurus RT RW, Majlis Ta’lim dan masyarakat sekitar.
Tausiah oleh Habib Rifki Alaidrus.

Acara di awali pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an (Gema Wahyu Ilahi).
Mahallul Qiyam atau pembacaan shalawat bersama Ustadz Asyam Mar’uf Tombina di iringi Hadroh Nurul Hidayah dari Cengkareng Jakarta Barat.

H Daeng Rais Abdullah selaku ketua panitia dan pengagas acara mengucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah andil sehingga pengajian umum menyambut Hari kelahiran Nabi Muhammad Saw atau Maulid Nabi berjalan dengan baik,”ucapnya.

Ia pun memberikan kejutan kepada semua yang hadir dengan memberikan lima jawaban untuk di jawab siapa saja yang bisa menjawab dengan memberikan imbalan berupa hadiah uang, dan membuat acara semakin semarak dan khidmat.

Handoko selaku unsur pemerintahan Sekretaris kelurahan Pluit merasa bangga dengan warga Muara Angke atas terselenggaranya acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang mempererat kebersamaan dan silaturahmi.
Ia juga apresiasi kepada panitia, pengurus RT/RW, dan seluruh warga yang hadir serta Mengajak warga meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.
Tauladan yang kita dapat menjaga kerukunan dan kepedulian antarsesama,”ujar Handoko.

Acara inti (Mauidhatul Hasanah) berupa ceramah agama oleh penceramah Habib Rifki Alaidrus tentang riwayat Nabi Muhammad Saw dan ketauladananya,
Meneladani akhlak Nabi untuk kedamaian hati.
Memetik keteladanan Nabi Muhammad SAW untuk karakter generasi muda Islami.
Menjadikan kecintaan kepada Rasulullah sebagai landasan memperkuat persaudaraan.

H Warnita WR selaku sesepuh dalam acara tersebut menyampaikan kepada para awak media bahwa,” atas nama keluarga besar kerukunan Nelayan Muara Angke setiap mengadakan acara hari keagamaan tidak lupa mengirimkan doanya kepada bapak Presiden HM Soeharto.

Ia juga tidak lupa dan terus merawat apa yang telah beliau perbuat untuk warga Muara Angke, seperti pembuatan prasasti Tugu Udang dan Tugu Ikan Bawal.

Warga nelayan Muara Angke masih peduli dengan beliau yang telah membimbing nelayan dan membesarkan nelayan, khususnya yang ada di Muara Angke,”ungkapnya.

Harapan kami kepada pemerintah, kami ini tinggal di Muara Angke sudah hampir 50 tahun, mudah-mudahan kami di sini selalu tetap bertahan, meskipun berganti pimpinan dengan berganti pimpinan, kami minta dipertahankan warga kami yang nelayan di Muara Angke.
Karena kami di sini ditempatkan oleh Bapak Presiden Soeharto,”pintanya.

khususnya warga kami yang ada di Muara Angke ini, kayak yang model hari-hari besar Islam atau apa, kami tidak pernah minta bantuan baik ke pemerintah atau donatur lain, ini inisiatif warga, kalau mau mengadakan hari-hari besar Islam sekaligus mengirim doa kepada Bapak Presiden Soeharto,”pungkasnya.  (Toto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *