Swadaya Kader Demokrat Dan Semangat Gotong Royong, Jalan Penghubung Dua Banjar Sangketan Dibuka

TABANAN BALI,Angkatan Merdeka.com–
Di bawah semangat peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sejarah baru terukir di Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Untuk pertama kalinya, lagu Indonesia Raya dikumandangkan di lokasi pembangunan jalan yang selama 60 tahun dicita-citakan warga. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa kemerdekaan dan persatuan, jika disatukan dalam gotong royong, mampu mewujudkan harapan yang selama puluhan tahun belum terwujud.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali, Made Mudarta, secara resmi melaksanakan pembukaan pembangunan jalan desa yang membentang sepanjang 1,6 kilometer dengan lebar 5 meter. Proyek ini sepenuhnya dibangun atas dasar swadaya murni dari pengurus dan kader Partai Demokrat, ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan ke depan.
Kegiatan pembukaan pembangunan ini berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat gotong royong yang luar biasa. Turut hadir dalam acara ini antara lain I Wayan Adnyana Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tabanan, I Made Suka Wijaya Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Penebel, Kepala Desa Sangketan I Nyoman Sugiarta, para kepala wilayah, Babinkamtibmas Polsek Penebel, kader Partai Demokrat, serta seluruh masyarakat Desa Sangketan.
Dalam sambutannya, Made Mudarta menyampaikan rasa haru dan bangga sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada warga, khususnya para pemilik tanah yang telah dengan sukarela melepaskan sebagian lahannya untuk kepentingan umum. “Ini luar biasa Semeton kita yang memiliki tanah di sini telah bersedia melepaskan sebagian tanahnya untuk fasilitas umum. Ini menunjukkan jiwa negarawan, mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.

Beliau juga memberikan penghargaan yang mendalam kepada Kepala Desa Sangketan, I Nyoman Sugiarta, yang dinilai memiliki kepemimpinan luar biasa, berani, dan terus berjuang demi warga meski menghadapi keterbatasan anggaran di tingkat provinsi, kabupaten, maupun desa. “Kepemimpinan Bapak Kepala Desa sangat keren, luar biasa. Beliau berani, dan setiap hari berjuang. Karena keterbatasan anggaran, maka semangat gotong royong , semangat Sila ke-3, Persatuan Indonesia yang kita kedepankan. Kita saling membantu, bersatu, dan bekerja bersama,” tegasnya.
Jalan ini bukan sekadar akses fisik, melainkan jawaban atas harapan warga sejak 60 tahun silam. Jalan ini akan menghubungkan Banjar Kayu Puring dan Banjar Munduk Dawa, dua banjar adat dan banjar dinas yang selama ini terpisah. “Dari dulu dicita-citakan, namun karena berbagai keterbatasan belum terwujud. Hari ini, atas kebersamaan dan gotong royong, akhirnya terwujud juga,” ungkap Made Mudarta.
Ia juga menjelaskan perhatian dan dukungan penuh dari Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. “AHY adalah putra Presiden ke-6 Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Beliau saat ini memegang peranan penting dalam pembangunan jalan, jembatan, dan tol di seluruh Indonesia. Beliau juga telah berkoordinasi dengan Gubernur Bali untuk memastikan kelancaran pembangunan Tol Mengwi–Soka, yang saat ini sudah dalam proses pembebasan tanah dan direncanakan lelang pada Desember mendatang,” jelasnya.

Made Mudarta juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat tidak mengurangi, melainkan menambah alokasi Dana Desa, mengingat peran strategis desa dalam pembangunan yang langsung dirasakan rakyat. “Kami berdoa dan berharap pemerintah pusat jangan mengurangi Dana Desa, justru harus ditambah. Karena di sinilah pembangunan yang paling langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Acara pembukaan ini ditandai dengan seremoni penurunan batu kapur yang pertama, yang menandai dimulainya pembangunan jalan ini.Kehadiran jajaran Partai, perangkat Desa dan Unsur Keamanan, menjadi kunci agar proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga.Jalan ini bukan sekedar jalan , melainkan jalan harapan yang membuka masa depan cerah bagi seluruh masyarakat Desa Sangketan dan sekitarnya. (STAR)
