Sholat Idul Adha 1447 H di Denpasar Persatuan Umat dan Pesan Iman di Era Digital

DENPASAR, AngkatanMerdeka.com–

Suasana damai dan penuh keberkahan menyelimuti Kota Denpasar pada Rabu pagi ini. Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, ribuan umat Islam memenuhi berbagai titik ibadah, mulai dari Masjid hingga lapangan terbuka, untuk melaksanakan Sholat Ied berjemaah secara serentak. Salah satu pusat kegiatan terbesar dan menjadi fokus utama berlangsung di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala, Renon, yang menjadi saksi kebersamaan umat Islam di Pulau Dewata.

Di lokasi utama ini, antusiasme umat terlihat sangat tinggi. Diperkirakan sebanyak 4.000 hingga 5.000 jemaah hadir memadati lapangan, mengenakan pakaian terbaik, dan berbaris rapi dalam satu kesatuan.

Ibadah sholat dimulai tepat pukul 07.00 WITA, dipimpin langsung oleh Imam Ustadz Muhammad Syobri, S.Pdi. Setiap gerakan dilakukan dengan khusyuk dan tertib, menciptakan suasana persaudaraan yang erat tanpa sekat apa pun.

Momen sakral ini semakin bermakna melalui penyampaian khotbah yang sangat relevan dengan tantangan masa kini. Bertindak sebagai khatib adalah Ustadz Drs. H. Khairuddin Usman, M.Pdi., yang mengangkat tema “Menjaga Iman di Zaman Media Sosial”. Dalam pesannya, beliau mengajak seluruh umat untuk senantiasa memelihara keimanan dan akhlak di tengah derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi. Khotbah ini disampaikan secara inklusif, ditujukan bagi seluruh umat muslim tanpa memandang perbedaan, guna memperkokoh persatuan dan menjaga kemurnian nilai agama di era digital.

Keberhasilan pelaksanaan ibadah ini juga didukung suasana yang aman dan tertib. Berkat kerja sama pengamanan gabungan antara pihak kepolisian dan pecalang setempat, seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sangat kondusif.

Kehadiran unsur pengamanan ini bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menjadi bukti nyata semangat toleransi yang telah tumbuh subur di tengah masyarakat Bali yang majemuk dan harmonis.

Secara keseluruhan, pelaksanaan Sholat Idul Adha1447 H, tahun 2026 ini di Denpasar menjadi cerminan indah nilai-nilai agama, persatuan, dan kerukunan. Di tengah kemajuan zaman, semangat berkorban dan menjaga iman kembali ditegaskan, sekaligus memperkuat identitas Bali sebagai wilayah yang damai, saling menghormati, dan menjaga keberagaman sebagai kekuatan utama.

Keamanan dan Penyelenggaraan: Sinergi Kuat Wujudkan Ibadah yang Aman dan Damai

Kelancaran dan kekhidmatan pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H tahun 2026 ini tidak lepas dari peran besar PHBI (Panitia Hari Besar Islam Renon dan Sekitarnya) sebagai penyelenggara utama acara. Berkat persiapan dan pengelolaan yang matang dari panitia, seluruh rangkaian kegiatan berjalan teratur, tertata, dan sesuai rencana, memberikan kenyamanan maksimal bagi ribuan jemaah yang hadir.

Dari sisi keamanan, suasana ibadah terasa sangat aman, tenang, dan kondusif. Hal ini berkat adanya pengamanan gabungan yang solid antara pihak kepolisian dan pecalang setempat yang bertugas siaga di lokasi. Kehadiran unsur keamanan dari kedua pihak ini bukan hanya menjaga ketertiban umum, melainkan juga menjadi bukti nyata dari semangat persaudaraan, kerukunan, dan toleransi antarumat beragama yang telah menjadi kekuatan utama kehidupan bermasyarakat di Pulau Bali. Kolaborasi yang harmonis antara panitia penyelenggara, kepolisian, dan pecalang ini menjadikan momen Hari Raya Idul Adha tahun ini berlangsung dengan penuh kedamaian dan keberkahan. (MARS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *