Pengurus Masjid Nurul Mujaddid Menggelar Peringatan Nuzulul Quran

v

Sungguminasa, Angkatan Merdeka.com.

Pengurus Masjid Nurul Mujaddid (MNM) Perumahan Paopao Permai Kabupaten Gowa selenggarakan Malam Peringatan Nuzulul Qur’an, 17 Ramadhan 1447 H atau hari Jum’at 6 Maret 2026 H.

Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini dengan Tema ” Nuzulul Qur’an dan Keistimewaannya”.

Hikmah Peringatan Nuzulul Qur’an dibawakan oleh Prof. DR. Muhammad Yunus, S.S., M.Pd. yang dalam kesempatan tersebut membahas keistimewaan Nuzulul Qur’an.

Al Qur’an diwahyukan kepada Rasulullah Muhammad Saw, tidak sekaligus, melainkan secara berangsur angsur yaitu kurang lebih 22 tahun lamanya.

Keistimewaan dari Al qur’an adalah “Hudan” atau petunjuk dan arahan yang baik atau yang tidak baik. Oleh karena itu membaca Al quran atau belajar membaca Alquran dimulai pada masa kanak², dgn tujuan untuk membiasakan diri. Namun ketika kita beranjak ke usia dewasa kadang sudah jarang membaca Al Qur’an, nanti pada bulan Ramadhan baru kita membaca Al Quran, padahal kebaikan pahala sangat jelas dijanjikan oleh Allah Swt.

 

Sebagai contoh “Alif Lam Mim” terdapat tiga huruf, jika membacanya maka pahala yg diperoleh ada tiga.

Bagaimana jika membaca 1 juz yang jumlah hurufnya kurang lebih 10 ribu huruf, pahalanya berlipat ganda, akan tetapi kita enggan melakukannya karena iblis menggoda kita.

Syaitan telah bersumpah utk menyesatkan kita dan senantiasa menghalangi manusia untuk berbuat kebaikan.

Di dalam bulan Ramadhan ada yang tamat satu kali ada dua kali bahkan ada yang tiga kali akan tetapi setelah keluar dari Ramadhan tidak lagi membaca Alquran, padahal kita diperintahkan untuk senantiasa membaca Al quran tetap dilakukan.

Pentingnya membaca Alquran, sudah kita mengetahui pahalanya apalagi memahaminya.
Diluar ramadhan apabila membaca Alquran setelah Sholat subuh sampai syuruk nilai pahalanya sama dengan pahala ibadah umroh.

Keistimewaan lain membaca Al quran, adalah Al quran memberikan syafaat dan menjadi sahabat ketika seseorang wafat dan ditemani oleh Alquran di padang mahsyar.

Rasulullah Muhammad SAW dalam sebuah hadist tentang keutamaan menyibukkan diri membaca Al-Qur’an Allah swt berfirman : ‘”Siapa yang sibuk dengan membaca Al-Qur’an dari mengingat-Ku dan meminta kepada-Ku, Aku akan berikan kepadanya yang lebih utama dari apa yang diberikan kepada orang yang meminta.'”

Selanjutnya setelah membaca Al quran dan memahami artinya hendaknya diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari misalnya dengan berkata baik kepada sesama manusia, memaafkan dan mendoakan keluarga, anak dan orang lain.

Mengakhiri tauziah Prof. DR. Muhammad Yunus, S.S., M.Pd, menyimpulkan bahwa : “jika ingin hidup mulia bersahabatlah dengan Al Quran, dengan cara sebelum tidur baca Alquran, mau keluar rumah baca Al quran” dan seterusnya.

Peringatan Nuzulul Quran dihadiri oleh warga perumahan Paopao Permai dan segenap pengurus Masjid MNM, Ketua Yayasan MNM, Ketua Majelis Taklim MNM.

Ketua Penyelenggara Drs. H. Andi Muhammad Bakri menyampaikan terimakasih kepada seluruh jamaah yang hadir dalam Peringatan Nuzulul Quran tersebut.(Team Liputan Akmer).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *