Ida Dayu Semarang Jalani Ritual 9 Gunung Untuk Kerahayuan Alam Dan Persatuan Umat

DENPASAR BALI, AngkatanMerdeka.com–
Tokoh spiritual Ida Dayu Semarang membagikan pengalaman spiritualnya dalam menjalankan Ritual 9 Gunung sebagai bentuk doa dan bhakti untuk memohon kerahayuan alam semesta serta keselamatan seluruh umat.
Menurut Ida Dayu yang saat ditemui Akmer dikediamannya di Kota Denpasar, Minggu, 21/06/2026. Perjalanan spiritual tersebut berawal dari ritual yang dilaksanakan di Gunung Agung, Bali, untuk memohon keselamatan dan keseimbangan alam Bali.
Setelah itu, ia mengaku mendapatkan petunjuk untuk melanjutkan ritual ke sembilan gunung di Pulau Jawa sebagai simbol persatuan dan penguatan energi alam. Ritual 9 Gunung dilaksanakan selama tujuh hari tujuh malam, diawali dari Gunung Arjuna dan berakhir di Gunung Slamet.

Dalam perjalanan tersebut, Ida Dayu bersama para pengikutnya melakukan persembahyangan dan mengambil tirta suci dari masing-masing gunung untuk kemudian dihaturkan dalam upacara di Pura Pasar Agung, Bali.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya terjadi saat melakukan ritual di Goa Semar, Dieng. Selain itu, ia juga mengaku memperoleh tongkat bambu yang diyakini memiliki makna spiritual dalam perjalanan tersebut.
Ida Dayu menegaskan bahwa tujuan utama ritual ini adalah mengajak umat untuk bersatu menjaga alam demi keselamatan bersama. Menurutnya, keharmonisan manusia dan alam harus terus dijaga sebagai wujud tanggung jawab bersama kepada generasi mendatang.
“Semua dilakukan dengan tulus ikhlas sebagai doa untuk kerahayuan jagat. Mari bersama-sama menjaga alam karena keselamatan manusia tidak bisa dipisahkan dari keselamatan alam itu sendiri,” ujar Ida Dayu Semarang yang bermukim di Jalan Bukit No. 8, Perumahan Bukit Sari, Semarang Jawa Tengah (Jateng).

Selain dikenal sebagai penekun spiritual, Ida Dayu juga memiliki keunikan berupa rambut yang kerap berubah bentuk secara alami, yang di yakini sebagai anugerah dari Hyang Pasupati. (ASW)
