ICMI Orda Jakarta Utara dan DKM Masjid Ash-Shalihin Menggelar Buka Bersama.

Jakarta, AngkatanMerdeka.com –

Organisasi Daerah Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (Orda ICMI) Jakarta Utara (Jakut) berkolaborasi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Ash-Shalihin menggelar acara Buka Bersama (Bukber). Acara Bukber ini dirangkai dengan santunan ratusan Anak yatim dan Duafa yang pelaksanaanya dilakukan di pelataran Masjid Ash-Shalihin Jl Walang Baru Raya, Kel. Tugu Utara, Kec. Koja Jakut, Minggu, 17/4/2022.

Selain ratusan warga menghadiri bukber ini, Wakil Ketua MPP ICMI. Ir. H. Andi Anzhar Cakra Wijaya, Walikota Jakut diwakili Kabag Kesra H. Alwi Msi, Camat Koja. Ade Himawan ,Lurah Tugu Utara. Handayani, Ketua ICMI Orda Jakut. Djadjang Zakaria, Ketua DKM Jakut, Ketua Masjid Ash-Shalihin. DR. H. Sodikin Jakaria. MM. SPd.I, dan banyak lagi Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat antusias menghadiri acara Bukber ini.

Andi Anzhar prihatin atas banyaknya restoran khususnya di DKI Jakarta yang diragukan kehalalan menunya. Sementara masyarakat sekarang ini cenderung tidak menghiraukan hal kehalalan lagi yang penting murah, enak dan banyak penggemarnya. “Untuk itu saya mengajak teman-teman untuk mengantisipasi hal ini, dan kita bentuk Gerakan Halal Nasional agar para pengusaha Restorasi lebih disiplin dan menghargai menu makanan yang halal untuk ummat Muslim,”tutur Andi Anzhar antara lain sambutannya.

Penceramah Agama oleh Uztad DR.H. Ade Purnama Hadi, bahwa dulu wilayah Koja sangat terkenal dengan adanya lokalisasi Kramat Tunggak (Kramtung) ini bahkan, terkenal kemanca negara sebagai pusat perdagangan sex. Saat itu ratusan Ibu-ibu Majelis Ta’lim,Uztad, Ulama Tokoh Agama Tokoh Masyarakat dan bahkan ratusan kali demo dari  berbagai pihak protes keberadaan lokalisasi Kramtung ini namun tidak goyah.

Hanya selembar kertas yang berlogo Tugu Monas yang ditanda tangani oleh Gubernur Sutioso mengalahkan ratusan demo tersebut untuk merobohkan tembok lokalosasi Kramtung dan disulap menjadi Pusat Siar Islam yang dikenal Mesjid Raya, Jakarta Islmic Centre dan jadi kebanggaan kita khususnya warga Kec. Koja, dan Jakarta Utara pada umumnya,” tutup Uztad  Ade. (Dhh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *