Demi Menghargai Pengorbanan Pahlawan, Komunitas Gowes 3 Pilar Gelar Upacara HUT RI ke 81.

JAKARTA, AngkatanMerdeka.com–
Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 81 tahun 2026, penyelenggaraannya bukan hanya dilakukan oleh pihak Pemerintah, TNI, Polri, Unsur Pendidikan dan Unsur Lainnya, namun group Gowes Tiga Pilar (GTP) rutin melaksanakannya setiap tahun sejak berdirinya enam tahun lalu yang digelar di area parkir Jakarta Islamic Centre (JIC) Jakarta Utara.
Upacara berskala nasional ini berlangsung sederhana, rapi dan lancar, walau pesertanya rata-rata +60 tahun namun berlatar belakang yang mumpuni, yakni pensiunan ASN, Perwira TNI-Polri yang pada umumnya sering mengikuti upacara kenegaraan tersebut.
Inspektur upacara (Irup) Ketua GTP, H. Mujakir (Lurah), Komandan upacara H. Suhardi (Mabes AD), Pembawa acara Ny.Tuti BN (Bayangkari), Pembacaan, Teks Pancasila, H.Abd Karim (ASN), Naskah UUD 45 Arifin S.Pd (Pendidik), Teks Proklamasi H. Maibu (Lurah), Pembaca Doa H. Ahmad Amsir (Pendidik), Dirigen Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Ny Ernawati Abidin (IR) dan Fotografer Rudi Arfan (Aco).

H. Mujakir (Irup) dalam sambutan singkatnya,” kenapa kita ikut melakukan upacara tujuh belasan ini, karena ini adalah hari kemerdekaan, hari bersejarah bagi kita semua. Hari kemerdekaan, lanjutnya, bukan merupakan suatu hadiah dan juga bukan merupakan suatu piala, tapi kemerdekaan itu adalah hasil perjuangan para pahlawan kita yang begitu besar pengorbanannya bagi kita semua, dia rela mengorbankan harta dan jiwa raganya, bahkan rela mengorbankan keluarga besarnya, ada yang kehilangan suami, istri, anak, paman kakek dan nenek demi mempertahankan kemerdekaan yang kita nikmati sekarang ini. Selain itu, dalam setiap upacara kemerdekaan kita wajib mengheningkan cipta sejenak dan doakan para Syuhada yang gugur memperjuangkan bangsa ini. Mari kita bersama-sama menjaga dan membangun negara ini dengan hal-hal yang positif agar Indonesia lebih maju dan bisa dinikmati anak cucu kita kedepannya.
Saya ucapkan terima kasih pada seluruh peserta, yang Alhamdulillah begitu kompak, Komunitas Gowes Tiga Pilar ini, hadir untuk mengikuti upacara pagi ini walaupun pelaksanaan dilakukan secara sederhana tanpa ada pengibaran bendera, tapi ini adalah bukti bahwa Gowes Tiga Pilar terus mengingat jasa-jasa para Pahlawannya, sehingga jiwa patriotisme kepahlawanan tertanam di Komunitas Gowes Tiga Pilar, tutup Cing H. Mujakir.

Usai upacara, makan bersama yang sengaja dipersiapkan oleh Ny. Hj. Neneng Mulyaningsih Mujakir, dan di bawa ke lokasi tempat upacara di Islamic Centre Jakarta Utara.
Apa yang telah di lakukan oleh GTP patut di jadikan contoh bagi komunitas lainnya, khususnya group penggowes, yang ada di wilayah Kecamatan Koja, Cilincing dan Kelapa Gading agar tidak melupakan “Jas Merah” Judul pidato terakhir Soekarno 17 Agustus 1966, (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah), dan mungkin bisa ikut bergabung pada upacara Agustus mendatang. Insyaallah. (Dh.H)
