Agrowisata Puncak Simun Cianjur Kian Diminati Wisatawan Lokal

 

CIANJUR-AngkatanMerdeka.com

Kawasan hutan Puncak Simun yang membentang di wilayah Desa Cibanteng dan Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, kini menjelma menjadi destinasi agrowisata andalan yang kian ramai dikunjungi wisatawan.

Dikenal dengan nama Agro Campsite Puncaksimun (ACP), tempat ini menawarkan pesona alam khas dataran tinggi berpadu dengan konsep pengelolaan hutan berbasis perhutanan sosial dan agroforestri. Terletak di ketinggian yang dikelilingi hutan pinus rimbun, kawasan ini menyuguhkan pemandangan spektakuler yang dijuluki wisata “Negeri di Atas Awan”.

Daya Tarik Utama

– ✅ Fenomena kabut & awan — Sering diselimuti kabut tebal, menciptakan sensasi berada di atas awan
​
– ✅ Pemandangan luas — Saat cerah, terlihat Gunung Gede Pangrango, hamparan pegunungan, hingga Waduk Cirata
​
– ✅ Sunrise & pemandangan malam — Matahari terbit indah di pagi hari; gemerlap lampu Cipanas hingga kota-kota sekitarnya tampak malam hari
​
– ✅ Udara sejuk & tenang — Suasana asri dengan pepohonan rimbun, cocok untuk melepas penat
​
– ✅ Akses mudah — Berjarak ±5 km dari kawasan Kota Bunga/Sukanagalih, bisa dijangkau kendaraan tanpa pendakian berat

Aktivitas yang Ditawarkan

Pengunjung dapat berkemah, bersantai sambil menikmati kopi khas pegunungan, berkeliling area perkebunan, hingga menikmati acara musik dan hiburan yang diadakan berkala. Luas kawasan yang dikelola sekitar 3–4 hektar, dengan fasilitas glamping, area piknik, dan tempat kuliner.

Minat Terus Meningkat

Kepopuleran Puncak Simun menyebar luas lewat media sosial. Kini tak hanya akhir pekan, hari biasa pun tempat ini mulai dipadati pengunjung, sebagian besar wisatawan lokal dari Cianjur, Bogor, Sukabumi, dan wilayah Jabodetabek. Tiket masuk terjangkau dan suasana alami menjadi daya tarik utama.

Catatan Pengelolaan

Pengelola menyatakan berpedoman pada SK Perhutanan Sosial untuk pemanfaatan jasa lingkungan dan pengembangan agroforestri. Pemerintah desa juga turut mengawal agar kegiatan wisata tetap menjaga kelestarian alam dan kesejahteraan warga sekitar.
(A3L/Lex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *