Harusnya Ka Sudin Lingkungan Hidup Jakut Segera Klarifikasi Tentang Kebenaran Berita ini.

JAKARTA, AngkatanMerdeka.com–

Viral video yang mempertontonkan dugaan penyelewengan sisa bahan bakar solar dari tangki truk dinas pengangkut sampah di kawasan Cilincing, Jakarta Utara (Jakut).      Di balik video yang beredar luas tersebut, muncul pengakuan dari seorang mantan sopir truk pengangkut sampah yang mengungkap dugaan persoalan internal yang dinilai jauh lebih serius.

Mantan sopir pengangkut sampah Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakut, mengaku praktik penyelewengan sisa solar  bukan semata-mata dilakukan untuk kepentingan pribadi, melainkan disebut sebagai dampak dari beban kerja dan biaya operasional yang menurutnya dibebankan kepada para sopir.

“Kami terpaksa ngambil sisa solar itu buat nutupin pengeluaran. Kalau ada kerusakan mobil, peralatannya kami yang keluar uang pribadi. Saya pernah disuruh beli per truk sendiri sekitar Rp400 ribu lebih yang seharusnya tanggung jawab kantor, malah  Sopir yang disuruh ganti. Sopir pada takut ngelawan,” ujar narasumber kepada wartawan, Jumat 10 Juli 2026.

Tak hanya itu, narasumber juga mengaku para sopir kerap menerima pemotongan gaji apabila melakukan kesalahan dalam bekerja. “Sopir juga sering ngeluh dipotong gaji,” katanya.

Apabila pengakuan tersebut benar, persoalan ini tidak lagi sekadar menyangkut dugaan penyalahgunaan sisa bahan bakar, melainkan mengarah pada dugaan adanya tata kelola yang bermasalah di lingkungan operasional Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Edy Mulyanto, belum memberikan tanggapan resmi meski berita negatif ini merusak citra Sudin Lingkungan Hidup sekarang ini. (Bow)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *