KUE PIA 21, UMKM LEGENDARIS PARUNGKUDA, TETAP EKSIS SELAMA 26 TAHUN



SUKABUMI, AngkatanMerdeka.com–

Tim RCL kembali menghadirkan podcast inspiratif bersama pelaku UMKM lokal. Kali ini, Tim RCL berkesempatan berbincang langsung dengan UMKM Kue Pia 21 yang beralamat di Desa Kompa Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi dengan owner Sri Handayani, Rabu 08 April 2026.

‎Dalam perbincangan hangat tersebut, Sri Handayani menceritakan perjalanan usahanya yang telah berdiri selama 26 tahun. Kue Pia 21 dikenal sebagai kue pia basah dengan cita rasa khas yang tetap terjaga hingga saat ini.

‎“Kami mempertahankan kualitas rasa agar pelanggan tetap setia,” ujarnya.

‎Kue Pia 21 sendiri memiliki tiga varian rasa unggulan, yaitu kacang hijau, kelapa kopyor, dan coklat. Dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp1.000 per buah, produk ini mampu menjangkau berbagai kalangan masyarakat.

‎Nama “Pia 21” memiliki makna filosofi yang mendalam, yaitu “dua pemikiran satu tujuan.” Filosofi ini mencerminkan kerja sama antara suami dan istri dalam membangun usaha demi mencapai kesuksesan di bidang UMKM.

‎Dalam hal pemasaran, Kue Pia 21 telah merambah berbagai pasar di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, menjadikannya salah satu produk UMKM yang cukup dikenal di masyarakat.

‎Melalui podcast ini, Tim RCL menyampaikan pesan penting bahwa UMKM lokal memiliki potensi besar untuk terus berkembang jika dikelola dengan konsisten dan penuh komitmen. Dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, sangat dibutuhkan agar UMKM dapat naik kelas dan semakin berdaya saing.

Sri Handayani juga berharap usahanya dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya, khususnya di Kabupaten Sukabumi.

‎“Semoga UMKM di Kabupaten Sukabumi semakin maju, semakin dikenal luas, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya.

‎Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, diharapkan UMKM seperti Kue Pia 21 dapat terus tumbuh dan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah. (A3L)

Sumber : RCL (Diskominfosan kab SUKABUMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *