KetuaWadah Pegawai KPK: Pemberhentian 51 Pegawai Vonis Yang Kejam

JAKARTA, AngkatanMerdeka.com – Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo mengatakan pemberhentian 51 pegawai KPK karena dianggap tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) merupakan sebuah putusan atau vonis yang kejam.

Yudi tidak bisa menerima alasan Wakil Ketua Badan Kepegawaian Negara (BKN) Supranawa Yusuf yang mengatakan bahwa alasan 51 pegawai itu tidak bisa lagi dibina dalam proses menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) karena persoalan teknis.

Persoalan teknis itu terkait dengan aturan waktu alih fungsi pegawai KPK menjadi ASN yang harus selesai pada 17 Oktober 2021 mendatang.  Aturan itu menurut Supranawa tertuang dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK. “Tadi menarik sekali karena 51 (pegawai) itu tidak bisa dibina karena waktunya terlalu cepat, jadi akhirnya (alasannya) teknis sekali, sementara hasilnya terlalu kejam menurut saya,” sebut Yudi dalam program Satu Meja Kompas TV, Rabu (26/5/2021) malam. “Apa namanya, merah, merah apanya? Kita putih karena kita memberantas korupsi,” ujarnya. (Red) Kom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *