FyFzYqCeKzZoYmEbIfZnVeZgKaCbWsTtYjYnWvBzMhBvMtReHiGrOwGfNeGnIjRdXbAoRfOkIgYfSqTlQrCuXuPdKsFeWzWuFzIeCpFwGqCjCvBhIoNbXjSrMaTvPdTkOqSsUxBeQjBmNwTtExQaNhBlItMaZuBjXjZgXqEsEpAiBcJnBvZjWmJcVqDyOoExXtMkLl

Area Pertokoan Sakura Mart Amurang Jadi Terminal Bayangan.

Minsel, Angkatan-merdeka.comKeberadaanTerminal Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), menjadi sepi karena pengemudi Angkutan umum, Angkutan Kota (Angkot) tidak lagi ngetem kendaraan mereka di area Terminal yang sudah di sediakan Pemerintah.

Pasalnya, para sopir angkot Ini ngetem dan mencari penumpang di area Pertokoan Sakura Mart, bahkan dijadikan sebagai terminal bayangan. Kehadiran angkot ini sangat mengganggu dan meresahkan  para pemilik dan pengunjung Pertokoan Sakura Mart, karena untuk memarkir kendaraan mereka sangat terganggu dengan adanya terminal bayangan tersebut. Apakah hal ini tdk ada perhatian dari Dinas perhubungan (Dishub) Kab. Minahasa Selatan (Minsel) sehingga para sopir angkot seenaknya kuasai area pertokoan sebagai pusat perbelanjaan di jadikan terminal bayangan.

Melki alias MM, pengemudi Salah satu pengunjung pertokoan Sakura Mart merasa kesal, karena sulit dan tak bisa memarkir¬† kendaraannya direa pertokoan. “Kami sebagai pengemudi kendaraan pribadi,¬† serta para pemilik toko merasa tidak nyaman dengan padatnya kendaraan angkot markir di area pertokoan ini,” ucap Melki kepada Akmer yang merasa kesal.

Masalah ini sangat di sayangkan, karena yang berkompetent menangani hal ini adalah Dishub dan Kepolisian setempat, seolah-olah ada unsur pembiaran tidak ada penindakan maupun penegasan dari Dinas Dishub ataupun unsur terkait lainnya terhadap para pengemudi angkot,” tambah Melky. (Barso)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *