Proyek Sudin Perumahan Akibatkan Air Bersih Bocor, Lurah RBU: Sudah Ditangani PAM

Lurah Rawa Badak Utara saat tinjau lokasi terkait PAM dan suplai air bersih yg dikeluhkan warga.
JAKARTA, Angkatanmerdeka.com –
Proyek pembangunan perbaikan prasarana, sarana utilitas (PSU) di Jalan F lingkungan RW 02 Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja Jakarta Utara dikeluhkan warga.
Pasalnya, pipa air bersih (PAM) rusak diduga akibat pekerjaan pelaksana proyek tersebut. Dampaknya warga sekitar sudah beberapa hari ini tidak lagi mendapatkan air bersih.
“Banyak rumah warga dilaporkan menerima aliran air PAM yang berbau seperti got dan berwarna keruh. Keluhan mulai muncul ketika alat berat melakukan penggalian dan penimbunan badan jalan. Kami menduga pipa distribusi air PAM terkena benturan alat berat atau tertimbun material proyek sehingga terjadi kebocoran,” ujar Dendy Nurcahyo, salah seorang warga RT 011/002 RawaBadak Utara, Kamis, 17/9/2026.
“Airnya bau banget seperti got. Untuk masak dan minum kami terpaksa beli air galon dulu. Mandi juga jadi takut,” tamabah Dendy.
Warga berharap pihak kontraktor proyek bertanggungjawab dan segera melakukan perbaikan flushing jaringan agar kualitas air kembali normal.
“Coba Pemerintah Kota Jakarta Utara turun kelapangan dan kontraktor serta pengawas. Jangan hanya orang pekerja lapangan saja yang ada sehingga warga kesulitan menanyakan pihak yang bertanggungjawab. Kami jadi kesulitan air bersih, aktivitas kerja kami juga jadi terganggu,” timpal warga lainya.
Sementara itu, Kasudin Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Jakarta Utara, Suharyanti, belum merespon keluhan warga tersebut.
Ditempat terpisah, Lurah Rawa Badak Utara(RBU), Ester Laura Kartini, mengakui adanya keluhan warga terkait gangguan air bersih dilokasi pembangunan lingkungan RW 02 Rawa Badak Utara.

“Ya memang sudah beberapa hari ini warga keluhkan air bersih di lokasi pekerjaan Sudin Perumahan. Kami dari kelurahan bersama LMK, dan Bimas juga sudah turun kelapangan, sejak hari minggu lalu. Saat ini sudah ada penanganan dari pihak PAM,” ujar Ester.
Namun demikian Lurah tidak mengetahui penyebab air bersih warga jadi terganggu, kotor dan bau.
“Saya tidak tahu apakah terkena alat berat atau bukan. Intinya kami respon keluhan warga dan berkoordinasi pihak PAM supaya suplai air bersih dapat normal kembali,” jelasnya. (smn)
