Reunian Wartawan Media Cetak Masa Lalu, Era Tahun 80–90 di Croco Mall Arta Gading Jakut

JAKARTA, AngkatanMerdeka.com–

Reunian atau Silaturahmi Awak Media cetak Nasional di era tahun 1980-90 an, yang pernah meliputi di wilayah kerja Kota Administrasi Jakarta Utara (Jakut). Pertemuan itu merupakan kali pertama setelah sekian lama tidak bertemu, dan pertemuan tersebut diadakan di Kafe Croco lantai dasar Mall Arta Gading Jakut, Jum’at 21-08-2026.

Pertemuan itu diprakarsai oleh H. Oesodo (Harian Merdeka), mantan Ketua/Koordinator Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakut tahun 80 an, dan saat ini menjadi Pengusaha dan usianya diatas 70 an tahun.

Melalui Nur Alim (Harian Terbit) mantan Bendahara PWI Jakut, via handphone menghubungi beberapa wartawan seangkatan untuk pertemuan acara reunian tersebut, namun beberapa diantaranya tidak sempat hadir karena kesibukan mereka masing-masing dan juga undangannyapun mendadak.

Pertemuan itu pastinya seru, karena dalam tugas wartawan di zaman itu setiap hari benar-benar mencari berita, dan untuk menghasilkan berita mereka menggunakan trik dan berbagai cara masing-masing individu agar mencapai target yang ditugaskan kantor media mereka masing-masing.

Pertemuan itu mengungkap banyak nostalgia dan pengalaman dalam mencari berita yang dulunya tegang, dalam pertemuan tersebut berubah menjadi cerita yang lucu. Nah itulah sekelumit gambaran pertemuan acara non formal wartawan Jakut tempo doeloe yang gagah berani penuh energik dan sekarang momong cucu.

Di antara yang hadir, ada yang masih terus menggeluti profesi wartawan sampai sekarang, meskipun sudah beralih ke media online. Juga tidak sedikit yang sudah beralih profesi.
Hadir acara silaturahmi perdana itu antara lain,
1.H.Oesodo (Harian Merdeka).
2. Upa Labuhari (Sinar Harapan).
3. Nur Alim (Harian Terbit)
4. Tavip Mohune (Bisnis Indonesia)
5. Dharman Haedar (SKU Angkatan Merdeka).
6. Tjipto Umboro (Medan pos)
7. Abubakar (Maritim)
8. Toto Saita (Trawl Media Indonesia)
9. Didi Juhriadi (PAB).
10. Iskandar Adrianto  (Harian Merdeka).

Diharapkan pertemuan berikutnya, gelar acara tidak mendadak agar yang diundang bisa hadir karena acara reunian bisa dianggap penting dalam menjalin silaturahmi dan bernostalgia, karena bersilaturahmi bisa menambah usia dan tentunya sehat. (Dh H)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *