FyFzYqCeKzZoYmEbIfZnVeZgKaCbWsTtYjYnWvBzMhBvMtReHiGrOwGfNeGnIjRdXbAoRfOkIgYfSqTlQrCuXuPdKsFeWzWuFzIeCpFwGqCjCvBhIoNbXjSrMaTvPdTkOqSsUxBeQjBmNwTtExQaNhBlItMaZuBjXjZgXqEsEpAiBcJnBvZjWmJcVqDyOoExXtMkLl

Camat Tanah Abang Jakarta Pusat Yassin K Pasaribu, Berlakukan PSBL Di Wilayahnya.

Jakarta, Angkatan-Mrdeka.com- Dalam rangka persiapan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL), Camat Tanah Abang Jakarta Pusat Yassin K Pasaribu di dampingi Lurah Kebon Melati Winnetrin serta FKDM, RW, LMK saat monitoring wilayah di wilayah Rw 12 Rw 13 Rw 14 Rw 15 Kelurahan Kebon Melati. Monitoring tersebut bukan hanya di wilayah Kebon Melati, namun berlanjut ke wilayah Rw 07 dan Rw 09 Kebon Kacang serta Petamburan IV Jakpus, Kamis 04 juni 2020.

PSBL ini akan diberlakukan di wilayah yang terapkan oleh para ketua Rw dan Rt, selaku ketua dan anggota gugus tugas siaga covid 19 di wilayah setempat. Bagi wilayah yg kebanyakan warganya terindikasi positif covid 19, PSBL ini di berlakukan sebagai langkah untuk membatasi keluar masuknya warga setempat dan lebih diprioritaskan adalah warga dari luar  yg akan masuk ke wilayah agar dapat memutus mata rantai penyebaran covid 19.

Untuk itu para ketua Rt wajib mendata warganya yg akan keluar masuk dengan mewajibkan para warga mengurus surat pengantar keluar masuk dari ketua Rw setempat selaku ketua gugus tugas wilayah kemudian untuk wsrga dari luar wilayah setempat tidak di perkenankan untuk keluar masuk di wilayah setémpat.

Terkait penerapan PSBL di tingkat Rw yg wilayahnya masuk zona merah di perlukan adanya sosialisasi terlebih dahulu kepada warga agar dapat memahami PSBL wilayah tsb.
Tanpa ada sosialisasi edukasi pada warga dan tanpa peran serta dari para tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama, keberhasilan dan kesuksesan dari pelaksanaan PSBL ini akan mengalami banyak kendala yg di hadapi . (Firman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *