FyFzYqCeKzZoYmEbIfZnVeZgKaCbWsTtYjYnWvBzMhBvMtReHiGrOwGfNeGnIjRdXbAoRfOkIgYfSqTlQrCuXuPdKsFeWzWuFzIeCpFwGqCjCvBhIoNbXjSrMaTvPdTkOqSsUxBeQjBmNwTtExQaNhBlItMaZuBjXjZgXqEsEpAiBcJnBvZjWmJcVqDyOoExXtMkLl

Banjir Bandang Sigi, Peluang di Tengah Ancaman

PALU, angkatan-merdeka.com

Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah bukanlah yang pertama kali terjadi. Sejak pasca gempa 2018 hingga 2019 peristiwa bencana terus terjadi dan selalu membayangi para warga Sigi ketika hujan dan badai datang.

Kurun waktu satu tahun ini (2019), ada lima Desa yang dilanda banjir dan longsor. yakni, Desa Bangga, Desa Tuva, Desa Rogo, Desa Poi dan Desa Bulapapu, Kecamatan Kulawi. bahkan desa Bulapapu ini terjadi dua kali banjir bandang pada tanggal 3 Desember 2011 dan 12 Desember 2019.

Entah… berapa nyawa yang melayang, entah… berapa rumah yang hilang dan entah… berapa warga yang berharap kepastian terhadap Pemerintah.

Masih teringat dibenak kita, Pasca diterjang banjir bandang pada 28 April 2019 lalu Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. membuat ratusan rumah warga terendam lumpur serta mengalami kerusakan parah.

Desa ini dikenal sebagai Desa langganan banjir di Kabupaten Sigi karena sudah beberapa kali terjadi banjir.

Kondisi Desa Bangga hingga saat ini sudah tidak lagi berpenghuni dikarenakan seluruh warganya diintruksikan oleh Pemerintah agar segera mengosongkan Desa tersebut.

Warga tidak lagi diizinkan untuk menghuni rumah mereka kerena Desa tersebut sudah masuk wilayah zona merah rawan bencana.

Hariyati salah satu warga Desa Bangga yang menjadi korban banjir bandang mengungkapkan bahwa sudah hampir satu tahun lebih dirinya tinggal di tempat pengungsian, Hanya sebagian kecil barang-barang yang berada dalam rumah yang bisa diselamatkan pasca banjir bandang tersebut.

“Kami Pasrah saja, Semua kehendak Tuhan,” ujar Hariyati.

Hingga saat ini sudah memasuki satu tahun lebih pascabencana warga yang terdampak sudah di tempati di hunian sementara (Huntara).Hal itu untuk mengantisipasi terjadi lagi banjir yang melanda Desa tersebut sehingga keputusan Pemerintah sudah tepat Desa itu di Kosongkan.(Dhani)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *